Olahraga

Hasil Indonesia Masters 2024: Dikalahkan Wakil Jepang, Putri KW Terhenti pada Babak 16 Besar

Resepmakanan.id – Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani tersingkir di area 16 besar Indonesia Masters 2024 setelahnya dikalahkan oleh perwakilan Jepang, Natsuki Nidaira.

Pada pertandingan putaran 16 besar di dalam Court 3 Istora Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (25/1/2024) siang WIB, Putri KW menelan kekalahan dua gim dengan segera dari Natsuki Nidaira 20-22 serta 16-21.

Putri sebenarnya mampu tampil cukup baik pada gim pertama dengan memberikan serangan-serangan kemudian penempatan bola yang mana efektif juga menyulitkan lawan.

Putri bahkan sempat tertinggal 19-15, sebelum ahirnya ia mengejar serta menyamakan kedudukan 20-20. Namun, Nidaira berhasil mengatasi tekanan dan juga mengunci kemenangan gim pertama dengan skor tipis 22-20.

Di gim kedua, Putri juga sempat beberapa kali memiliki peluang untuk unggul dari Nidaira. Namun, duta Negeri Matahari Terbit mampu bermain dengan sabar sehingga kedudukan pun berbalik untuknya dan juga meraih kemenangan dengan skor 21-16.

“Tadi sebenarnya permainan yang tersebut aku mainkan cukup baik dalam gim pertama dan juga kedua. Tapi, pemain Negeri Sakura tipenya rata-rata sama, merek ulet bermainnya lalu bolanya tidak ada gampang mati. Sedangkan aku taddi banyak membuang bola dan juga tertutup sendiri,” ungkap Putri seperti dikutipkan dari Antara.

“Aku berharap nanti ke depan mampu lebih besar safe lagi mainnya,” kata beliau menambahkan.

Putri KW mengungkapkan bahwa dirinya memetik pelajaran berharga dari ketiga kalinya mengikuti kejuaraan Indonesia Masters di area Istora Senayan Jakarta.

“Pelajaran yang dimaksud aku ambil sih lebih banyak ke pengalamannya. Aku meninjau seperti Natsuki (Nidaira) pernah break cukup lama lantaran cedera, dapat kembali tampil lagi oleh sebab itu pengalaman bertandingnya banyak. Jadi lebih banyak ke sana, sih,” pungkasnya.

(Sumber: Suara.com)

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button