Lifestyle

Dikunjungi Christian Sugiono Saat dalam Tanah Suci, Ini adalah 6 Aturan di dalam Masjid Nabawi yang digunakan Harus Ditaati

Resepmakanan.id – Christian Sugiono baru-baru ini menjadi sorotan warganet lantaran melakukan ibadah umrah bersatu sang istri, Titi Kamal. Hal ini cukup memproduksi kaget warganet, akibat selama ini tak sedikit yang digunakan mengira kalau Christian Sugiono bukanlah individu muslim.

Namun, pada potret yang dimaksud dibagikannya, terlihat ayah dua anak itu berada dalam berada di dalam Masjid Nabawi. Potretnya itu dengan segera menjadi viral, juga semakin meyakinkan warganet apabila pemain Panggonan Wingit itu sudah ada menjadi mualaf.

Hal ini sebab berdasarkan aturan, individu non muslim dilarang untuk masuk ke Masjid Nabawi yang mana berada dalam Madinah, Arab Saudi.

Mengutip laman BPKH, terkait larangan non muslim berkunjung ke Masjid Nabawi, hal ini memang sebenarnya dibuat oleh pemerintah Arab Saudi. Berdasarkan aturan pemerintah setempat, umat non muslim dilarang untuk memasuki dua kota pada Arab Saudi, yakni Mekah dan juga Madinah.

Christian Sugiono dampingi Titi Kamal ke Tanah Suci (Instagram/@rudi_hery)
Christian Sugiono dampingi Titi Kamal ke Tanah Suci (Instagram/@rudi_hery)

Meski demikian, pada Islam sendiri tidak ada ada keterangan pasti mengenai larangan bagi non muslim untuk memasuki Mekah lalu Madinah. Bahkan, pada zaman Rasulullah SAW, kedua kota yang disebutkan dihuni oleh tidaklah belaka umat Islam, tetapi juga merek orang Yahudi.

Di masa Rasulullah SAW, Madinah adalah kota yang digunakan multikultur, pada arti tidak ada hanya sekali khusus buat orang Islam saja, tapi untuk semua agama. Piagam Madinah itu mengikat semua agama yang tersebut ada, dari berbagai macam kelompok, ras, etnis, kemudian lain-lain.

Namun, akibat terjadi pengkhianatan perjanjian dari umat Yahudi, sehingga hal ini menyebabkan kaum merekan diusir.

Aturan dalam Masjid Nabawi

Meski terbuka untuk didatangi oleh umat muslim, bukanlah berarti boleh seenaknya berperilaku di area Masjid Nabawi. Faktanya, masjid ini punya aturan ketat untuk setiap pengunjungnya. Mengutip laman NU.
inilah 6 larangannya:

1. Mengambil gambar atau video terlalu lama

Biasanya, orang akan mendokumentasikan dirinya pada waktu beribadah seperti tawaf, sa’i, tahalul, atau berdoa dalam Raudhah. Namun, sebaiknya pengambilan gambar tidaklah diadakan pada durasi lama dikarenakan mampu menyebabkan kecurigaan serta mengganggu jamaah lainnya.

2. Membentangkan spanduk atau bendera

Menunjukkan identitas atau kelompok dengan cara membentangkan spanduk atau bendera adalah hal yang tersebut dilarang, termasuk bendera kebangsaan. Hal ini juga berlaku baik dalam luar maupun di dalam pada masjid.

3. Berkerumun lebih banyak dari 5 orang

Berkerumun lebih lanjut dari 5 orang pada waktu lama dapat mengakibatkan kecurigaan. Oleh sebab itu, berkerumun cuma dapat diadakan ketika berada di tempat luar masjid.

4. Mengambil barang temuan

Jika mengawasi barang tak bertuan, maka biarkanlah tergeletak begitu saja. Pasalnya, meskipun niatnya membantu, mengambil barang temuan dapat dinilai sebagai mencuri. Jika menemukan benda tak bertuan, tambahan baik untuk melaporkannya untuk petugas.

5. Merokok

Merokok juga menjadi aktivitas yang mana dilarang. Hal ini telah mendapat aturan yang dimaksud sangat tegas dari pemerintah Arab Saudi. Jika melakukannya, maka orang yang disebutkan dapat dikenakan sanksi di tempat sana.

6. Membuang sampah sembarangan

Membuang sampah sembarangan juga jadi hal yang digunakan sangat dilarang. Jamaah diharapkan menyimpan sampahnya terlebih dahulu. Jika telah menemukan tempat sampah, maka baru bisa jadi dibuang.

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button