Bisnis

Beda Perspektif Jokowi juga Sri Mulyani Jelang Pencoblosan 14 Februari 2024

Resepmakanan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga Menteri Keuangan Sri Mulyani mempunyai sikap serta pandangan berbeda terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan diselenggarakan 2 pekan lagi atau 14 Februari 2024.

Beda pandangan ini terkait masing-masing sikap, dimana Jokowi menyatakan bahwa Presiden boleh melakukan kampanye dan juga memihak, bahkan ketegasan itu ia kuatkan dengan menyebabkan kertas besar yang tersebut menunjukan bukti pasal pada UU pemilihan raya yang digunakan mengatur hal tersebut.

“Itu kan ada pertanyaan dari wartawan mengenai menteri boleh kampanye atau tidak. Saya komunikasikan ketentuan dari peraturan perundang-undangan, ini saya tunjukin (menunjuk kertas print berisi pasal UU Pemilu). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 jelas menyampaikan pada Pasal 299 bahwa presiden serta delegasi presiden mempunyai hak melaksanakan kampanye, jelas,” kata Jokowi di area Istana akhir pekan lalu.

Jokowi menyatakan pasal yang dimaksud telah jelas. Jokowi memohon pernyataannya bukan ditarik ke mana-mana.

“Itu yang mana saya ungkapkan ketentuan mengenai UU Pemilu, jangan ditarik ke mana-mana,” ucapnya.

Sri Mulyani (Instagram)
Sri Mulyani (Instagram)

Pandangan Jokowi ini sangat berbeda dengan Sri Mulyani, dimana dirinya menekankan sebuah netralitas pada menghadapi pencoblosan. Pesan ini jelas dikatakan dirinya terhadap para anak buahnya yang dimaksud notabene adalan ASN.

Hal yang dimaksud dikatakan Sri Mulyani pada waktu memberikan arahan untuk Direktorat Jenderal Bea serta Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan baru-baru ini.

Menurut Sri Mulyani sebagai ASN telah menjadi keharusan jikalau menjaga netralitas.

“Tahun Pemilihan Umum jaga sikap kita, netralitas itu adalah sesuatu yang sudah ada menjadi keharusan,” kata dia, di keterangannya dikutipkan hari terakhir pekan (26/1/2024).

Menurut beliau setiap ASN memiliki preferensi di setiap hajatan kebijakan pemerintah seperti Pemilihan Umum ini, namun beliau menekankan hal yang dimaksud harus rahasia.

“Anda dapat punya preferensi apa cuma lakukan pada pada waktu anda di area kotak suara. Itu adalah value yang digunakan menunjukkan bahwa kita sebagai manusia diatur oleh undang undang dan juga diatur oleh tata krama,” tuturnya.

(Sumber: Suara.com)

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button