Lifestyle

Beda Nasib Kiesha Alvaro serta Alam Ganjar, Anak Pasha Ungu Harus Banting Tulang Cari Nafkah Sejak Usia 11 Tahun

Resepmakanan.id – Kiesha Alvaro mendadak dibanding-bandingkan dengan Alam Ganjar usai video dirinya bernyanyi pada panggung kampanye akbar  Partai Amanat Nasional (PAN) ramai di tempat media sosial.

Banyak yang tersebut memuji kebolehan Kiesha Alvaro di bernyanyi. Tak sedikit yang dimaksud lantas membandingkan dengan kemampuan olah vokal anak Ganjar Pranowo tersebut.

Seperti diketahui, Alam Ganjar juga sempat menyumbangkan sebuah lagu ketika mengikuti acara kampanye ayahnya yang tersebut mencalonkan diri sebagai presiden di dalam Pilpres 2024.

Momen putra Pasha Ungu itu bernyanyi di area acara kampanye partai besutan Amien Rais yang disebutkan dapat dilihat melalui unggahan akun TikTok @/yulia_yuliott.

Melalui video tersebut, terlihat momen remaja berusia 19 tahun itu menyanyikan lagu Hampa Hatiku sama-sama sang ibu sambung Adelia Wilhelmina.

Mending ini ke mana-mana ya daripada Alam pas bergabung tampil kemarin,” komentar warganet.

Lebih adem lihat ini ketimbang Alam Ganjar,” imbuh warganet lain.

Alam Magrib banget, kalau Kiesha dari Subuh sampai Subuh lagi enggak berubah,” tambah warganet.

Sehubung dengan ramainya warganet yang digunakan membandingkan Kiesha Alvaro dengan Alam Ganjar, menarik untuk dikulik mengenai keberadaan kedua laki-laki tersebut.

Kiesha Alvaro: Banting Tulang Sejak Usia 11 Tahun

Sumber Kekayaan Kiesha Alvaro Jadi Tulang Punggung. (Instagram/kiesha.alvaro)
Sumber Kekayaan Kiesha Alvaro Jadi Tulang Punggung. (Instagram/kiesha.alvaro)

Kiesha Alvaro merupakan putra sulung Okie Agustina serta Pasha Ungu. Ia lahir pada 20 Mei 2004, sehingga sekarang usianya baru genap 19 tahun.

Sejak berusia 11 tahun, Kiesha Alvaro diketahui telah mulai mencari nafkah dengan terjun ke dunia hiburan. Ia mengawali kiprahnya menjadi individu bintang sinetron.

Beberapa judul sinetron yang pernah dibintangi oleh Kiesha Alvaro adalah Zulkifli Mengejar Garuda, Aladdin, Sepatu Super, Bola Bolu, Ken Arok & Ken Dedes, Di Sini Ada Tuyul, kemudian masih berbagai lagi.

Selanjutnya, kendati sibuk syuting sinetron, anak sambung Gunawan Dwi Cahyo ini diketahui tak pernah meninggalkan bangku sekolah.

Ia  bahkan baru-baru ini miliki rencana untuk mengambil kuliah S1 Jurusan Komunikasi pada salah satu perguruan tinggi dalam Ibukota atau Bandung.

Sementara itu, untuk kuliah S2 ia ingin melanjutkan dengan mengambil jurusan S2 Fiqih di area Mesir.

Alam Ganjar: Punya Privilese Anak Pejabat

Muhammad Zinedine Alam Ganjar alias Alam Ganjar (Instagram)
Muhammad Zinedine Alam Ganjar alias Alam Ganjar (Instagram)

Pemilik nama lengkap Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini merupakan putra semata wayang Ganjar Pranowo juga Siti Atikoh. Lahir pada 14 Desember 2001, pada waktu ini usianya baru genap 22 tahun.

Semasa bersekolah di area bangku SMP hingga SMA, Alam Ganjar termasuk murid yang berprestasi. Ia pernah menyabet medali emas pada kompetisi Sains di tempat Korea ketika masih bersekolah di tempat SMPN 2 Semarang.

Saat duduk dalam bangku SMAN 3 Semarang, Alam Ganjar pernah meraih juara tiga di kompetisi bertajuk 2019 Junior Achievement (JA) Asia Pacific Company of The Year.

Kini, putra calon presiden nomor urut 3 ini diketahui sedang berkuliah pada Universitas Gajah Mada (UGM). Ia mengambil Jurusan Teknik Industri kemudian diprediksi akan lulus tahun ini.

Selanjutnya, Alam Ganjar pernah membeberkan bahwa dirinya merasa memiliki privilese sebagai orang anak pejabat, yaitu sanggup mempunyai mentor.

“Saya punya tempat secara langsung belajar, orang yang tersebut memang sebenarnya secara praktis telah punya pengalaman dalam situ. Itu menurut aku privilese yang tersebut luar biasa,” kata Alam.

Kendati demikian, putra semata wayang Siti Atikoh ini mengaku tak pernah mendapatkan privilese yang tersebut sistematis. Misalnya, setiap saat mendapatkan apa yang mana dirinya inginkan.

(Sumber: Suara.com)

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button