Lifestyle

Arumi Bachsin Cerita Pernah Jadi Korban Bully Saat Sekolah, Reaksi Emil Dardak Disorot

Resepmakanan.id – Arumi Bachsin mengaku pernah menjadi korban bully ketika masih duduk pada bangku sekolah dasar (SD). Ia kerap diejek oleh adik-adik kelasnya dengan panggilan ‘bule masuk kampung’.

Hal ini diceritakan oleh Arumi Bachsin pada waktu menjadi bintang tamu di dalam acara televisi yang dipandu oleh Raffi Ahmad, Irfan Hakim, kemudian Mpok Alpa belum lama ini.

“Karena di dalam sekolah yang mana kulitnya putih yang digunakan bule itu aku aja. Nah, aku ingat banget waktu kelas 4 atau 5 SD, itu anak kelas 1, harusnya kan kita senior ya, enggak ini malah,” ujar Arumi diambil dari unggahan Instagram @/lambegosiip, Rabu (7/2/2024).

“Ketika di tempat kantin itu anak-anak kelas 1 SD itu malah pada, dulu itu soalnya ada FTV atau sinetron hits judulnya Bule Masuk Kampung, ke kantin itu (diteriakin) ‘Bule masuk kampung’ gitu malu banget. SD masalahnya, harga jual diri lebih lanjut tepatnya,” imbuhnya.

Ketika mengamati potongan momen ketika Arumi Bachsin menceritakan kejadian kurang mengenakkan yang dimaksud dialaminya semasa bersekolah, ada beberapa warganet yang salah fokus dengan reaksi Emil Dardak.

Salfok identik tatapan Pak Emil lihat Mbak Arumi ngomong,” ujar pengunggah video.

Tatapan Emil penuh cinta ke Arumi,” komentar warganet.

Selain itu, banyak juga warganet yang tersebut kemudian bergabung menceritakan pengalamannya masing-masing ketika menjadi korban bully dalam bangku sekolah.

Sepatu, buku, tas aku kerap disembunyiin serupa teman SD. Dikucilkan kerap dikarenakan saya tak sepintar teman-teman saya di dalam SD dulu,” cerita warganet.

SD dibully fisik, SMP sejenis SMA dibully enggak gaul, enggak ditemenin. Ada juga sih labrak-labrakan kalau enggak suka,” timpal warganet lain.

Gue sekolah SMP dibully dikarenakan culun. Pernah berdoa yang tersebut enggak-enggak ke meraka dikarenakan terlanjur sakit hati,” ujar warganet yang dimaksud lainnya lagi.

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button