Bisnis

5 Fakta BI Checking Sebagai Syarat Diterima Kerja, Jadi Pertimbangan Perusahaan?

Resepmakanan.id – BI Checking atau yang tersebut sekarang disebut dengan SLIK jadi perbincangan baru-baru ini usai adanya konten tersebar luas terkait karyawan gagal diterima kerja oleh sebab itu skor BI Checking yang digunakan buruk. Agar lebih banyak tahu tentang erikut 5 fakta BI Checking yang jadi persyaratan lamaran kerja yang tersebut tersebar luas beberapa waktu ini.

BI Checking sendiri adalah informasi debitur individual historis yang tersebut mencatatkan data lancar atau macetnya pembayaran kredit atau kolektibilitas. Awalnya hal ini adalah salah satu layanan informasi riwayat kredit pada sistem informasi debitur, yang dimaksud menunjukkan informasi kredit pelanggan yang dipertukarkan antar bank juga lembaga keuangan.

Terkait dengan persyaratan lamaran kerja, berikut fakta-faktanya.

1. Angka Kredit yang Jelas

BI Checking diwujudkan pada pemberian skor. Dari 1 hingga 5, skor ini yang digunakan menjadi keterangan valid untuk pihak perbankan atau lembaga keuangan untuk memberikan penilaian. Secara sederhana, skor 1 dan juga 2 masih tergolong baik, namun skor 3, 4, serta 5 menandakan kredit bukan lancar, diragukan, kemudian kredit macet.

2. Versi Kemnaker

Menurut pihak Kementerian Ketenagakerjaan, BI Checking tak ada hubungannya dengan penerimaan karyawan. BI Checking sangat berkaitan dengan pinjaman online yang tersebut dimiliki seseorang, kemudian ingin mengajukan kredit atau pinjaman untuk sebuah keperluan.

Memang ada beberapa perusahaan yang menerapkan BI Checking pada rekrutmennya, seperti misalnya bank atau sejenisnya. Tapi hal ini tidaklah menjadi sebuah keharusan serta sisi regulasi.

3. Viral

Tidak sedikit yang mengkaji hal ini di tempat media sosial, lalu sejumlah perspektif yang tersebut muncul. Ada yang mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan melakukan BI Checking atau memerlukan skornya, oleh sebab itu berkaitan dengan pekerjaan.

Namun tak sedikit pula yang digunakan mengomentari pedas, kemudian bertanya bagaimana cara orang mendapat pekerjaan dan juga melunasi hutangnya apabila ia bahkan tidaklah diberikan kesempatan bekerja untuk memperoleh penghasilan?

4. Kewenangan dari Perusahaan

Lanjutan dari poin kedua, bahwa ketentuan BI Checking pada proses rekrutmen karyawan baru sepenuhnya adalah hak serta kewenangan dari perusahaan. Selama terdapat alasan profesional yang mana logis menghadapi pencantuman aturan ini, maka pelamar mampu melakukan seleksi pada lowongan mana yang digunakan akan diambil menyesuaikan dengan ketentuan kemudian ketentuannya.

5. Industri yang Umumnya Melakukan BI Checking

Di Indonesia sendiri ada beberapa sektor atau jenis perusahaan yang mana secara terang-terangan melakukan BI Checking. Beberapa diantaranya adalah perbankan juga keuangan, asuransi, financial technology, perusahaan teknologi, retail lalu e-commerce, telekomunikasi serta layanan publik, dan juga pendidikan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Redi Alamsyah

Di tengah derasnya arus informasi, saya berdiri sebagai seorang penulis artikel yang berupaya menyalurkan kata-kata ke dalam bentuk cerita, analisis, dan refleksi. Nama saya Redi Alamsyah, seorang penggali kata yang mencari makna di balik huruf dan kalimat. Bagi saya, menulis bukan hanya pekerjaan, melainkan sebuah perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang dunia dan kehidupan.

Related Articles

Back to top button